Efektivitas Pemberian Edukasi Stunting Terhadap Pengetahuan Ibu di Kampung Bius Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah

Silfia Siska, Fauzi Ali Amin, Riza Septiani

Abstract


Mothers' knowledge is very influential in preventing stunting because their ability to support optimal child growth and development, recognize signs of growth disorders, and provide proper nutritional intake is very important. Efforts to educate children about nutrition and health can be done with various methods including lectures and role play and lecture methods. This study aims to determine the effectiveness of stunting education using lecture and role play methods on mothers' knowledge about stunting in toddlers in Kampung Bius, Silih Nara District, Central Aceh Regency. The research method used a quasi-experimental with a two-group design. Education was carried out in 2 methods, namely lectures, with a total of 30 mothers who have toddlers as participants, and role play methods with a total of 16 mothers who have toddlers as participants. Data analysis used a paired T-test. The results showed that the role play group before being given an average score of 18.50 with range 10-24) and after being given it became 21.20 with range 15-25. While in the lecture group before being given an average score of 15.66 with range 5-22 and after being given it became 23.23 with range 18-25. The statistical test obtained in the role play group had a p-value of 0.004, indicating a difference before and after stunting education on improving mothers' knowledge. In the lecture group, the p-value was 0.001, indicating a difference before and after stunting education on improving mothers' knowledge. It can be concluded that the lecture method is more effective in improving mothers' knowledge about stunting prevention than the role play method. It is hoped that health workers at the Community Health Center can use the lecture method to improve mothers' knowledge about toddler stunting


Keywords


lecture; roleplay; stunting; knowledge

Full Text:

PDF

References


Djauhari, T. (2017). Gizi dan 1000 HPK. Saintika medika, 13(2), 125-133. https://doi.org/10.22219/sm.v13i2.5554 .

Domili, I., Suleman, S. D., Arbie, F. Y., Anasiru, M. A., & Labatjo, R. (2021). Karakteristik ibu dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting di Kelurahan Padebuolo Kota Gorontalo. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 6(1), 25. http://dx.doi.org/10.30867/action.v6i1.359.

Ekayanthi, N. W. D., & Suryani, P. (2019). Edukasi gizi pada ibu hamil mencegah stunting pada kelas ibu hamil. Jurnal Kesehatan, 10(3), 312-319.

Fadila, N., Agustina, A., & Arlianti, N. (2024). Efektifitas Promosi Kesehatan Menggunakan Media Audio Visual dan Metode Ceramah terhadap Pengetahuan Ibu tentang Stunting di Pulau Nasi Kecamatan Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(4), 2281-2288. https://doi.org/10.54082/jupin.751.

Handayani, S., Kapota, W. N., & Oktavianto, E. (2019). Hubungan status ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada batita usia 24-36 bulan di Desa Watugajah Kabupaten Gunungkidul. Medika Respati: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(4), 287. http://medika.respati.ac.id/index.php/Medika/article/view/226/pdf.

Helmyati. S., Atmaka,D.R., Wisnusanti,S.U., Wigati, M., (2020). STUNTING: Permasalahan dan Penanganannya. Yogyakarta: UGM PRESS.

Juliana, E., Nataliningsih, N., & Aisyah, I. (2022). Pemenuhan Kebutuhan Gizi Dan Perkembangan Anak. Sadeli: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 11-19. https://journal.unwim.ac.id/index.php/sadeli/article/view/443.

Kemenkes RI. (2022). Profil kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Komalasari, K., Supriati, E., Sanjaya, R., & Ifayanti, H. (2020). Faktor-faktor penyebab kejadian stunting pada balita. Majalah Kesehatan Indonesia, 1(2), 51–56. https://doi.org/10.47679/makein.202010.

Martony, O. (2023). Stunting di Indonesia: Tantangan dan solusi di era modern. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 1734-1745. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.6930.

Maryani, S., & Mundarti, M. (2024). Pendampingan keluarga peduli stunting sebagai upaya pencegahan stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(1), 1–2. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i1.19630.

Maternity, D., Putri, R.D., Aulia,D.L.N. (2017). Asuhan Kebidanan Komunitas.. Indonesia: Andi Publisher.

Mulyaningrum, F. M., Susanti, M. M., & Nuur, U. A. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi stunting pada. https://doi.org/10.31596/jcu.v10i1.704.

Nasriyah, N., & Ediyono, S. (2023). Dampak kurangnya nutrisi pada ibu hamil terhadap risiko stunting pada bayi yang dilahirkan. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 14(1), 161-170. https://doi.org/10.26751/jikk.v14i1.1627.

Nataliningsih, Suseno, G.P, Dasipah,E., (2025). Pemberdayaan Masyarakat dalam Menangani Stunting. Indonesia: MEGA PRESS NUSANTARA.

Naulia, R. P., Hendrawati, H., & Saudi, L. (2021). Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam pemenuhan nutrisi balita stunting. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(02), 95-101. https://doi.org/10.33221/jikm.v10i02.903.

Naura, M. (2023). Pengaruh Emotional Demonstration Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Inisiasi Menyusu Dini Dan Asi Eksklusif Untuk Pencegahan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).

Nurhayati, A., Hasyim, D.M., Arduani, F. (2025). Peran Gizi Pada Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular. Jambi: PT. Nawala Gama Education.

Nurhidayati, E. (2021). Pendampingan Ibu Balita dan Kader Posyandu Balita Dalam Pencegahan Stunting di Desa Legung Kabupaten Sumenep. Darmabakti: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 46-51.

Paramita, L. D. A., Devi, N. L. P. S., & Nurhesti, P. O. Y. (2021). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu mengenai stunting dengan kejadian stunting di Desa Tiga, Susut, Bangli. Coping: Community of Publishing in Nursing, 9(3), 323.

Pratiwi, R. D., Martini, N. K., & Nyandra, M. (2021). Peran ibu dalam pemberian makanan bergizi pada balita status gizi baik yang kesulitan makan.Jurnal Kesehatan, 14(2), 119–125. https://doi.org/10.23917/jk.v14i2.11759.

Rahmawati, R., & Tresiana Monika Madhe, M. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Indonesia. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 1(2), 43–48. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v1i3.23.

Rehena, Z., Hukubun, M., & Nendissa, A. R. (2020). Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Pengetahuan Ibu tentang Stunting di Desa Kamal Kabupaten Seram Bagian Barat. Moluccas Health Journal, 2(2). https://doi.org/10.54639/mhj.v2i2.523.

Ruaida, N. (2018). Gerakan 1000 hari pertama kehidupan mencegah terjadinya stunting (gizi pendek) di indonesia. Global Health Science, 3(2), 139-151. http://dx.doi.org/10.33846/ghs.v3i2.245.

Sari, E. N. I., Khasanah, S. U., Angelina, R. D., NurFadila, S. L., Hadisyaputri, A. O., Utomo, T. O., & Tricahyanti, A. (2024). Pemberdayaan generasi muda dan pola hidup sehat dalam pencegahan stunting. Penerbit Tahta Media. https://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/view/887.

UNICEF, WHO, & WORLD BANK. (2023). Level and trend in child malnutrition. World Health Organization, 4.




DOI: https://doi.org/10.52364/sehati.v5i2.115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Silfia Siska

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.