Pelaksanaan Cakupan Kelas Balita Terhadap Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelayanan Kesehatan Balita di Puskesmas Bekawan
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Dewi, R. (2019). Pelaksanaan kelas balita dalam peningkatan pengetahuan orang tua tentang kesehatan anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Dewi, R., & Anggraini, S. (2024). Dampak kelas balita terhadap kepatuhan ibu dalam mengikuti program kesehatan. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 12(1), 45–52.
Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir. (2024). Laporan capaian SPM kesehatan balita tahun 2024. Indragiri Hilir: Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir.
Dinas Kesehatan Provinsi Riau. (2024). Profil kesehatan Provinsi Riau tahun 2024. Pekanbaru: Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Handayani, R., & Nurhasanah, L. (2023). Faktor keberhasilan kelas balita di wilayah kerja Puskesmas. Jurnal Ilmu Kesehatan Komunitas, 9(2), 113–120.
Izah, R., Qudriani. M, Furqoni. L. (2022). Pengaruh kelas balita terhadap peningkatan status gizi pada balita gizi kurang, buruk, dan stunting. Jurnal Gizi dan Kesehatan Anak, 7(1), 15–22.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Petunjuk teknis kelas balita. Jakarta: Direktorat Gizi dan KIA.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Pelayanan kesehatan dasar dan pelaksanaan SPM. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2024 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
Lestari, M., & Hidayat, T. (2022). Hubungan kebutuhan dasar balita dengan perkembangan anak. Jurnal Kesehatan Anak, 11(3), 77–84.
Muhaimin, R.A., Muryanto, I., Rany, N., Hanafi, A., Sa’am, Z. (2022). Analisis pelaksanaan program kelas ibu balita di wilayah kerja UPT Puskesmas Lanjut Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga Tahun 2021. Ensiklopedia of Journal, 4(2), 98–107. https://doi.org/10.33559/eoj.v4i3.1048.
Ningsih, A., & Putri, D. (2024). Hubungan kelas balita terhadap indikator SPM. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(2), 65–74.
Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2023). Human development (14th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kuantitatif: Teori dan praktik. Yogyakarta: Deepublish.
Polit, D. F., & Beck, C. T. (2020). Essentials of nursing research: Appraising evidence for nursing practice (9th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.
Prasetya, R., & Wulandari, F. (2023). Efektivitas pelaksanaan kelas balita terhadap perilaku kesehatan ibu. Jurnal Promosi Kesehatan, 15(1), 21–30.
Putri, A. R., Fitria, Y., & Yuliani, L. (2023). Faktor yang memengaruhi keterlaksanaan kelas balita di wilayah pesisir. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 145–154,
Santoso, B., & Amalia, F. (2024). Strategi peningkatan pelayanan balita melalui kelas balita. Jurnal Kesehatan Primer, 14(1), 56–64.
Suryani, I., & Oktaviani, R. (2025). Integrasi kelas balita dan posyandu dalam peningkatan indikator SPM. Jurnal Pelayanan Kesehatan Primer, 15(1), 22–31.
World Health Organization (WHO). (2020). Improving early childhood development: WHO guidelines. Geneva: World Health Organization.
DOI: https://doi.org/10.52364/sehati.v5i2.124
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Rahimah Rahimah, Riski Novera Yenita, Jufenti Ade Fitri, Dilgu Meri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.



